Urgensi Nilai-Nilai Cinta Tanah Air dalam Upaya Penangkalan Radikalisme pada Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.59261/jequi.v1i2.10Keywords:
Analisis kinerja, keuangan, koperasiAbstract
Nilai-nilai cinta tanah air harus dimiliki oleh seluruh anak bangsa. Penanaman rasa cinta tanah air dapat dilakukan melalui berbagai cara dan lembaga, salah satunya yaitu di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mendeskripsikan tentang upaya penanaman rasa cinta tanah air dan penangkalan paham radikalisme. Tidak bisa dipungkiri Radikalisme Islam telah memasuki sebagian besar lembaga pendidikan islam di beberapa daerah. Jika hal ini tidak segera diantisipasi, maka dapat membantu dalam menumbuhkan sikap intoleransi di kalangan siswa yang bertentangan dengan tujuan pendidikan islam itu sendiri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan Library Research. Diperoleh kesimpulan bahwa, upaya yang dilakukan untuk menanamkan rasa cinta tanah air yaitu melalui pendidikan, pemberian contoh perilaku, membangun monumen cinta tanah air.
Downloads
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Luthfiah Luthfiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

