Profil Kontrol Diri Peserta Didik Dan Implikasinya Bagi Program Bimbingan Dan Konseling Pribadi Sosial
DOI:
https://doi.org/10.59261/jequi.v4i1.68Keywords:
kontrol diri;, remaja;, konseling;Abstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kontrol diri peserta didik kelas X di SMK Negeri se-Kota Serang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan angket kontrol diri. Partisipan dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas X yang berjumlah 365 peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gambaran kontrol diri peserta didik terbagi menjadi tiga kategori, yaitu tinggi dengan presentasi 13%. Kategori sedang dengan presentase 76%, dan kategori rendah dengan presentase 12%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peserta didik yang termasuk dalam kategori sedang dan rendah masih memerlukan sebuah upaya untuk meningkatkan kontrol dirinya. Upaya tersebut tertuang dalam pembuatan Program Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial untuk meningkatkan kontrol diri peserta didik.
Downloads
Published
Versions
- 2022-02-05 (4)
- 2022-02-05 (3)
- 2022-02-05 (2)
- 2022-02-05 (1)
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Eka Rizki Nuraini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

