Efek Metode Perawatan pada Kekuatan Tekan dan Lentur Beton Serat Campuran (Baja dan Polipropilena)
DOI:
https://doi.org/10.59261/jequi.v8i2.298Keywords:
Kekuatan Tekan, Lentur Yang Kuat, Beton Serat Baja, PolipropilenAbstract
Latar Belakang: Infrastruktur jalan merupakan salah satu elemen penting dalam suatu sistem transportasi, dan begitu juga sebagai jaringan jalan pembangunan nasional di Indonesia. Sistem transportasi ditantang setiap tahun dengan peningkatan 10% kendaraan bermotor baru yang membutuhkan kinerja trotoar yang lebih baik.
Tujuan: Untuk membandingkan kekuatan tekan dan kekuatan lentur campuran beton bertulang serat dengan komposisi serupa pada dua metode pengawetan yang berbeda, yaitu pengawetan perendaman konvensional dan perlakuan senyawa pengawetian.
Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang menerapkan 2 perlakuan pengawetan pada spesimen beton bertulang serat dengan komposisi campuran yang sama. Kekuatan tekan dan lentur spesimen diperiksa pada 3, 7, dan 14 hari dan kemudian lagi pada dua minggu. Setelah pengawetan selesai, Anda kemudian membandingkan hasilnya untuk melihat bagaimana dua metode pengawetan yang berbeda dilakukan.
Hasil: Hasil kekuatan tekan pada usia 28 hari yang diperoleh dari metode pengawetan perendaman masing-masing adalah 23,67, 23,58, 20,94 dan 18,86 N/mm²; sedangkan hasil kekuatan lentur untuk metode pengawetan yang sama masing-masing adalah 5,77,6,52,3,70 dan 4,32 N/mm² Di sisi lain, senyawa pengawetan mencapai kekuatan tekan 26,03, 21,32, 26,97 dan 21,22 N/mm² dan kekuatan lentur 6,22, 6,09,4,57, dan 6,77 N/mm² masing-masing.
Kesimpulan: Metode senyawa pengawetan dapat mencapai kinerja mekanis yang lebih banyak dibandingkan dengan metode lain di beberapa usia.
Downloads
References
Afra, L., Abdullah, Z., Usrina, N., Anna, K., Pramanda, H., & Satyadharma, M. (2026). Dasar-Dasar Perencanaan Transportasi: Pendekatan Terpadu Untuk Sistem Transportasi. Kamiya Jaya Aquatic.
Aufal, A. R. S. (2024). Pengaruh Pemasangan Wiremesh Terhadap Deformasi Perkerasan Kaku Di Tengah Segmen Sebeplum Masa Open Traffic.
Fakhrudin, M. (2026). Cylinder Overhaul Restores Dimensional Accuracy And Emission Compliance: Perbaikan Silinder Memulihkan Ketepatan Dimensi Dan Kepatuhan Emisi. Indonesian Journal Of Innovation Studies, 27(2), 10–21070.
Hadi, F. R. A., Rif’aa, D. I., & Pratikso, P. (2026). Analisa Kuat Tekan Dan Kuat Tarik Beton Dengan Menggunakan Batu Apung Sebagai Substitusi Agregat Halus. Journal Of Engineering And Applied Technology, 2(1), 229–238.
Haloho, N. N., & Jatnika, F. (2025). Literature Review: Pengaruh Penggunaan Serat Alami Dan Sintetis Terhadap Kinerja Beton. Jurnal Teknik Silitek, 5(02), 1100–1104.
Hamdi, F., Lapian, F. E. P., Tumpu, M., Mabui, D. S. S., Raidyarto, A., Sila, A. A., & Rangan, P. R. (2022). Teknologi Beton. Tohar Media.
Kokmesa, F. B., Huwae, D. D. M., & Tuasuun, S. C. (2026). Analisa Pengaruh Perubahan Suhu Campuran Aspal Ac-Wc Terhadap Marshall Test. Jurnal Media Akademik, 4(5).
Kurniawati, E. A., & Latief, Y. (2025). Pengembangan Model Proses Estimasi Biaya Konseptual Pembangunan Trotoar Complete Street Untuk Meningkatkan Akurasi Biaya. Journal Of Syntax Literate, 10(6).
Latif, S., Said, R., Yanuar, S. F., Isdyanto, A., & Sjachrawy, L. O. M. I. (2026). Rekayasa Struktur Bangunan (Perspektif Arsitektur). Arsy Media.
Lido, K., Setiawan, A., & Yuniarto, E. (2026). Reduksi Semen Menggunakan Silicafume Dengan Bahan Tambah Naphthalene Terhadap Kuat Tekan Dan Kuat Lentur Beton. Jurnal Penelitian Teknik Sipil Konsolidasi, 4(1), 132–141.
Ningrum, P., Fahmi, K., Wahab, W., Muliani, F., & Mubarak, H. (2026). Teknik Sipil Untuk Kehidupan Sehari-Hari. Cv. Edu Akademi.
Nurchasanah, Y., Nurchasanah, M. U., Nurchasanah, B. S., & Nurchasanah, D. S. H. (2025). Inovasi Sleeper Beton Berbasis Serat Karet Daur Ulang. Konferensi Nasional Teknik Sipil, 3(1), 139–147.
Rachman, Y. (2025). Material Perkerasan Jalan. Transportasi Dan Perkerasan Jalan, 40.
Rahman, M., & Nurrizki, A. I. (2022). Pengaruh Campuran Lateks Sebagai Subtitusi Campuran Aspal Terhadap Perkerasan Lentur Jalan. Politeknik Negeri Sriwijaya.
Ramadhan, L. P., & Hermawan, O. H. (2025). Peran Ruji Dowel Dan Tiebars Pada Pekerjaan Rigid Pavement Jalan Di Panjaitan Kab. Pemalang Jawa Tengah. Jurnal Rekayasa Teknik Dan Ilmu Komputer, 2(2), 176–185.
Rangan, I. P. R. (2025). Teknologi Beton Memadat Sendiri Mutu Tinggi. Arsy Media.
Rudolf, D., Kuntadi, C., & Karunia, R. L. (2024). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Belanja Infrastruktur Jalan Di Pulau Jawa: Jumlah Panjang Jalan, Jumlah Kendaraan Bermotor, Dan Kondisi Kemantapan Jalan. Jurnal Manajemen, Akuntansi Dan Logistik (Jumati), 2(3).
Sukarman, S. (2025). Beton Aspal Campuran Panas. Yayasan Obor Indonesia.
Winanda, F. (2025). Analisis Kerusakan Jalan Aspal Terhadap Beban Lalulintas Dengan Menggunakan Metode Road Condition Index (RCI).
Yunus, A. I., Setyaningsih, R., Nathasia, C. A., Azizah, N., Palinggi, M. D. M., Budiman, J. J., Wirawan, A., Fadhillah, H. E., & Raharjo, R. C. B. R. (2025). Perkerasan Jalan. Cetakan Pertama, Oktober. Padang: Azzia Karya Bersama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Wahidin Wahidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



